Jumat, 23 November 2012

Jangan Biarkan Tekanan Memundurkan Kita

Sewaktu berusia 9 tahun orangtua Jesse Conners bergabung dengan kelompok kultus yang percaya bahwa dunia akan segera kiamat. Mengikuti perintah kultus tersebut mereka menjual seluruh harta bendanya dan hidup berkelana mengelilingi Amerika hingga sampai ke Meksiko.

Entah bagaimana, akhirnya ayahnya mencari penghidupan baru. Saat Conners duduk di bangku SMA, ayahnya menjalankan klinik kesehatan alternatif. Conners sendiri ikut membantu memasarkannya. Bahkan di saat usianya 16 tahun ia sudah mengelola sendiri 13 klinik kesehatan miliknya dengan pendapatan tahunan hingga US$80.000.

Dari pendapatan sebanyak itu ia kemudian menginvestasikannya ke bidang real estate. Tahun 2001 ketika Donald Trump menggelar program televisi The Apprentice, ia tampil sebagai pesertanya. Meski tak memenangkan program kompetisi itu, ia cukup beruntung karena bisa menimba ilmu bisnis di sana. Selain itu namanya juga jadi populer. Gara-gara itu pula ia mendapat kesempatan jadi pembicara investasi bidang real estate di berbagai kesempatan.

Tahun 2008 satu idenya muncul. Ia membuka toko online untuk barang-barang mewah dengan sistem membership, Peppermintpark.com. Meski begitu, Peppermintpark.com baru melesat bisnisnya saat dimuat di sejumlah media pada tahun 2010. Tahun 2011 usahanya ini sudah mencapai nilai US$1 juta.

Ketekunannya mengembangkan bisnis, menurut Conners yang kini berusia 29 tahun, terdorong oleh masa sulitnya di masa kecil. Kesulitan-kesulitan itu membuatnya terus bermimpi untuk menjadi pengusaha sukses. Setiap peluang ia jajagi. Tak sedikit yang gagal. Namun menurutnya gagal bukan masalah. “Dalam kehidupan ini selalu ada tembakan-tembakan yang mengarah ke kita agar kita keluar (dari kehidupan). Hal itu juga terjadi dalam bisnis. Jangan biarkan tekanan itu memundurkan kita. Coba lagi, dan mulai lagi,” tuturnya mengenai kiat bisnisnya.

Dengan prestasinya itu, majalah Kiplinger menempatkannya menjadi salah satu dari enam pebisnis sukses Amerika yang berangkat dari bawah.

source : http://www.andriewongso.com/articles/details/5622/Jangan-Biarkan-Tekanan-Memundurkan-Kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar